2009년 6월 9일 화요일

Jo3-N1ck pOenYa


“Arti Sebuah kapal terbang kayu”

Terlihat sepi keadaan rumah mewah nan megah itu di suasana senja,tetapi tak lama muncul seorang anak muda tampan tak lain Dia bernama “Alfino” dia seorang anak muda pemilik rumah tersebut.Dia terlihat melamun disebuah taman di halaman rumahnya sambil bersenandung bernyanyi dengan gitarnya,tetapi di sebelah dia duduk terlihat sebuah kapal terbang kecil yang terbuat dari kayu,yang tak jemu-jemu selalu dipandangnya sesaat, matanya terlihat mengharapkan sesuatu dari benda itu. Tetapi harapan apakah yang dia ingin?.
Senjapun berganti malam Alfino pun masuk ke dalam rumahnya,dank ke kamarnya,dia masih juga memandangi kapal terbang kayunya dan berbicara pelan dengan senyumnya “andaikan ku dapat bertemu denganMu.!!” apa maksud dari kata-katanya itu terhadap benda tersebut.Ternyata kapal terbang kayu itu adalah satu-satunya benda yang berarti baginya karena benda itu pemberian dari kekasihnya yang bernama  “Adinda” tetapi sekarang Alfino tak tahu keberadaan kekasihnya itu.
Dia telah lama berpisah dengan kekasihnya karena hubungan mereka tidak di ijinkan oleh orang tua dari Adinda,karena Dia dijodohkan dengan Laki-laki lain yang lebih kaya dari pada Alfino karena saat itu Alfino tergolong dalam keluarga yang pas-pasan, sehingga merekapun berpisah karena Adinda dipaksa untuk kuliah di luar negeri untuk menjauhi Alfino. Tetapi walau sudah dijodohkan mereka berdua masih saling mencintai.Mereka sudah hampir 4 tahun berpisah dan mereka pun tak saling memberi kabar karena Adinda tidak bisa dihubungi atau pun tak memberi kabar.Dan kapal terbang kayu itulah yang setia menemani Alfino sebagai pengganti Adinda saat Alfino hanya bisa menunggu.
 

          Waktupun terus berjalan, Alfino masih tetap sama tak ada perkembangan kabar dari Adinda. Sungguh sedih nasibnya. Sekian waktu berlalu lama Adinda pun tak kunjung datang. Tetapi takdir berkata lain suatu hari takdir akan mepertemukan mereka kembali.
Suatu hari ternyata Adinda sang pujaan hati pulang tetapi Alfino belum mengetahui hal tersebut,saatnya pun telah datang salah satu teman Alfino dan juga teman Adinda dulu saat masih sekolah di SMA datang kerumah Alfino dan memberi tahunya bahwa Adinda telah pulang dari kuliahnya di luar negeri,mendengar kabar itu Alfino langsung bergegas mengeluarkan mobil dan pergi kerumah Adinda bersama temannya itu .
            Saat tiba dirumah Adinda, Ayah dan Ibu Adinda yang terbilang materai pun terkejut melihat Alfino datang dengan pakaian yang rapi tak seperti dulu, dan juga membawa mobil mewah,memang Alfino yang sekarang beda dengan yang dulu karena sekarang hidupnya sudah terbilang sukses dan tidak miskin lagi seperti dulu.
            Akan tetapi Adinda yang melihat Alfino yang sudah berubah lebih baik malah-malah tak terkejut dan bertingkah tidak kenal dengan Alfino.Melihat keadan itu Alfino pun berkata sambil menyakinkanNya ;
Alfino              : “Adinda ini aku Alfino…!!!”
Adinda            : “Alfino ..??siapa.??”
Alfino              : “Hah …masa kamu lupa denganku Dinda..?? Aku Alfino kekasihmu dulu.”
Adinda            : “Alfino kekasihku dulu ga seperti kamu!! Dia dulu anak yang sederhana,
                           ga kaya kamu yang kaya raya!”
Alfino              : “Semua itu bisa berubah Dinda.??asal kita berusaha cita-cita kita pasti akan
                            tercapai.!!”
            Adinda sebenarnya sudah tahu bahwa itu adalah Alfino tetapi dia hanya ingin melihat bukti apakah Alfino masih selalu setia dan mencintainya sekarang walau dia sudah ditinggal lama dan Alfino pun sekarang sudah sukses. Akan tetapi Alfino masih mempunyai buktinya bahwa Alfino masih mencintai Adinda yaitu kapal terbang kayu buatannya yang diberikan kepada Alfino dulu, dan Alfino pun mencoba berbicara lagi .
Alfino              : “Kenapa kamu jadi berubah Dinda? padahal aku sudah lama menunggumu.”
Adinda            : “Aku tidak berubah tetapi aku hanya ingin bukti darimu bahwa kamu masih
                          benar-benar mencintai ku ga??”
Alfino              : “Bukti apa Dinda? apakah penantianku selama ini ga kamu anggap sebagai
                            bukti??”
Adinda            : “Aku ingin kamu buktikan dengan yang lebih tulus dan kuat  lagi..!!”
Alfino              : “Oke tak masalah..”
Alfino pun bersedia untuk membuktikan dengan yang lebih kuat lagi. Dia berjalan keluar menuju kedalam mobilnya, apakah kira-kira yang akan dia lakukan untuk membuktikan bahwa dia masih selalu setia dan mencintai Adinda sampai sekarang?.
            Alfino terlihat membawa sesuatu kotak kedalam rumah Adinda, saat di dalam Alfino pun berkata sambil menatap mata Adinda dalam-dalam.
Alfino              : “Kamu tahu Dinda ini isinya apa.?”
Adinda            : “Emang apaan..?? cepetan buka !!”
Alfino              : “Oke tetapi kamu ga boleh kaget kenapa aku masih menyimpan benda ini.”
Adinda pun semakin penasaran dengan benda itu .Alfino pun mulai membuka kotak itu pelan-pelan, saat Adinda melihat isinya adalah dua buah kapal terbang kayu yang dia buatkan untuk Alfino dulu. Dia sangat terkagum kenapa Alfino masih menyimpan benda itu walau itu hanya sebuah mainan kayu yang tak ada harganya dan serentak Adinda langsung memeluk Alfino erat-erat.
Adinda         :”Fino kamu bener-bener masih cinta sama aku dan sekarang aku percaya sama
                          kamu.”
Alfino             : “Iya Dinda, sampai kapan pun aku masih selalu mencintaimu.”
Adinda           : “Sungguhkah itu.?”
Alfino             : “Sungguh Dinda.”
Mereka berdua yang sedang sangat rindu masih tetap berpelukan erat. Tetapi Ayah Adinda  langsung mendekati mereka dan berkata :
Ayah           : “Adinda ..Ayah sangat menyesal telah melarang dan memisahkan kalian berdua
                       Ayah minta maaf khususnya kepada Nak Alfino.”
Adinda          : “Ga apa-apa Ayah ini sudah takdir kita berdua tetapi yang penting aku dan
                         Alfino sudah bersatu kembali.”
Ayah             : “Dan sebagai permintaan maaf Ayah ..!Ayah dan Ibu akan merestui hubungan
                         kalian berdua.”
Adinda          : “hah??beneran yah?!…. terima kasih Ayah ..”
Alfino            : “Iya Om..terimakasih ya, sudah mau merestui hubungan kita berdua.”
            Setelah mereka bersatu kembali dan hubugan merka berdua telah direstui maka tak lama  kemudian mereka menikah .Dan akhirnya menjadi pasangan yang romantis dan kelurga yang harmonis.

댓글 없음:

댓글 쓰기