“Arti Sebuah kapal terbang
kayu”
Terlihat
sepi keadaan rumah mewah nan megah itu di suasana senja,tetapi tak lama muncul
seorang anak muda tampan tak lain Dia bernama “Alfino” dia seorang anak muda pemilik
rumah tersebut.Dia terlihat melamun disebuah taman di halaman rumahnya sambil
bersenandung bernyanyi dengan gitarnya,tetapi di sebelah dia duduk terlihat
sebuah kapal terbang kecil yang terbuat dari kayu,yang tak jemu-jemu selalu
dipandangnya sesaat, matanya terlihat mengharapkan sesuatu dari benda itu. Tetapi
harapan apakah yang dia ingin?.
Senjapun berganti malam Alfino pun masuk ke dalam rumahnya,dank ke kamarnya,dia
masih juga memandangi kapal terbang kayunya dan berbicara pelan dengan
senyumnya “andaikan ku dapat bertemu denganMu.!!” apa maksud dari kata-katanya
itu terhadap benda tersebut.Ternyata kapal terbang kayu itu adalah satu-satunya
benda yang berarti baginya karena benda itu pemberian dari kekasihnya yang
bernama “Adinda” tetapi
sekarang Alfino tak tahu keberadaan kekasihnya itu.
Dia
telah lama berpisah dengan kekasihnya karena hubungan mereka tidak di ijinkan
oleh orang tua dari Adinda,karena Dia dijodohkan dengan Laki-laki lain yang
lebih kaya dari pada Alfino karena saat itu Alfino tergolong dalam keluarga
yang pas-pasan, sehingga merekapun berpisah karena Adinda dipaksa untuk kuliah
di luar negeri untuk menjauhi Alfino. Tetapi walau sudah dijodohkan mereka
berdua masih saling mencintai.Mereka sudah hampir 4 tahun berpisah dan mereka
pun tak saling memberi kabar karena Adinda tidak bisa dihubungi atau pun tak
memberi kabar.Dan kapal terbang kayu itulah yang setia menemani Alfino sebagai
pengganti Adinda saat Alfino hanya bisa menunggu.
Waktupun terus berjalan,
Alfino masih tetap sama tak ada perkembangan kabar dari Adinda. Sungguh sedih
nasibnya. Sekian waktu berlalu lama Adinda pun tak kunjung datang. Tetapi takdir
berkata lain suatu hari takdir akan mepertemukan mereka kembali.
Suatu
hari ternyata Adinda sang pujaan hati pulang tetapi Alfino belum mengetahui hal
tersebut,saatnya pun telah datang salah satu teman Alfino dan juga teman Adinda
dulu saat masih sekolah di SMA datang kerumah Alfino dan memberi tahunya bahwa
Adinda telah pulang dari kuliahnya di luar negeri,mendengar kabar itu Alfino langsung
bergegas mengeluarkan mobil dan pergi kerumah Adinda bersama temannya itu .
Saat tiba dirumah Adinda, Ayah dan
Ibu Adinda yang terbilang materai pun terkejut melihat Alfino datang dengan
pakaian yang rapi tak seperti dulu, dan juga membawa mobil mewah,memang Alfino
yang sekarang beda dengan yang dulu karena sekarang hidupnya sudah terbilang
sukses dan tidak miskin lagi seperti dulu.
Akan tetapi Adinda yang melihat
Alfino yang sudah berubah lebih baik malah-malah tak terkejut dan bertingkah
tidak kenal dengan Alfino.Melihat keadan itu Alfino pun berkata sambil
menyakinkanNya ;
Alfino : “Adinda ini aku Alfino…!!!”
Adinda : “Alfino ..??siapa.??”
Alfino : “Hah …masa kamu lupa denganku
Dinda..?? Aku Alfino kekasihmu dulu.”
Adinda : “Alfino kekasihku
dulu ga seperti kamu!! Dia dulu anak yang sederhana,
ga kaya kamu yang kaya raya!”
Alfino :
“Semua itu bisa berubah Dinda.??asal kita berusaha cita-cita kita pasti akan
tercapai.!!”
Adinda sebenarnya sudah tahu bahwa
itu adalah Alfino tetapi dia hanya ingin melihat bukti apakah Alfino masih
selalu setia dan mencintainya sekarang walau dia sudah ditinggal lama dan
Alfino pun sekarang sudah sukses. Akan tetapi Alfino masih mempunyai buktinya bahwa
Alfino masih mencintai Adinda yaitu kapal terbang kayu buatannya yang diberikan
kepada Alfino dulu, dan Alfino pun mencoba berbicara lagi .
Alfino :
“Kenapa kamu jadi berubah Dinda? padahal aku sudah lama menunggumu.”
Adinda : “Aku
tidak berubah tetapi aku hanya ingin bukti darimu bahwa kamu masih
benar-benar mencintai ku ga??”
Alfino :
“Bukti apa Dinda? apakah penantianku selama ini ga kamu anggap sebagai
bukti??”
Adinda : “Aku
ingin kamu buktikan dengan yang lebih tulus dan kuat lagi..!!”
Alfino :
“Oke tak masalah..”
Alfino
pun bersedia untuk membuktikan dengan yang lebih kuat lagi. Dia berjalan keluar
menuju kedalam mobilnya, apakah kira-kira yang akan dia lakukan untuk
membuktikan bahwa dia masih selalu setia dan mencintai Adinda sampai sekarang?.
Alfino terlihat membawa sesuatu
kotak kedalam rumah Adinda, saat di dalam Alfino pun berkata sambil menatap
mata Adinda dalam-dalam.
Alfino :
“Kamu tahu Dinda ini isinya apa.?”
Adinda :
“Emang apaan..?? cepetan buka !!”
Alfino :
“Oke tetapi kamu ga boleh kaget kenapa aku masih menyimpan benda ini.”
Adinda
pun semakin penasaran dengan benda itu .Alfino pun mulai membuka kotak itu pelan-pelan,
saat Adinda melihat isinya adalah dua buah kapal terbang kayu yang dia buatkan untuk
Alfino dulu. Dia sangat terkagum kenapa Alfino masih menyimpan benda itu walau
itu hanya sebuah mainan kayu yang tak ada harganya dan serentak Adinda langsung
memeluk Alfino erat-erat.
Adinda :”Fino
kamu bener-bener masih cinta sama aku dan sekarang aku percaya sama
kamu.”
Alfino :
“Iya Dinda, sampai kapan pun aku masih selalu mencintaimu.”
Adinda :
“Sungguhkah itu.?”
Alfino :
“Sungguh Dinda.”
Mereka
berdua yang sedang sangat rindu masih tetap berpelukan erat. Tetapi Ayah Adinda
langsung mendekati mereka dan berkata :
Ayah :
“Adinda ..Ayah sangat menyesal telah melarang dan memisahkan kalian berdua
Ayah minta maaf khususnya kepada Nak Alfino.”
Adinda : “Ga
apa-apa Ayah ini sudah takdir kita berdua tetapi yang penting aku dan
Alfino sudah bersatu kembali.”
Ayah :
“Dan sebagai permintaan maaf Ayah ..!Ayah dan Ibu akan merestui hubungan
kalian berdua.”
Adinda :
“hah??beneran yah?!…. terima kasih Ayah ..”
Alfino :
“Iya Om..terimakasih ya, sudah mau merestui hubungan kita berdua.”
Setelah mereka bersatu kembali dan
hubugan merka berdua telah direstui maka tak lama kemudian mereka menikah .Dan akhirnya menjadi pasangan
yang romantis dan kelurga yang harmonis.


댓글 없음:
댓글 쓰기